Pada tahun pelajaran 2008/2009 SMA Negeri 3 Blitar mencoba menerapkan pola belajar lima hari, mulai hari senin sampai jumat. Sedangkan hari sabtu digunakan untuk kegiatan extra kurikuler. Hal ini disambut baik oleh siswa maupun guru, pasalnya siswa bisa lebih bisa mengembangkan bakat dan minatnya pada hari sabtu yang notabene telah disediakan pula panggung dimana siswa bisa bermain musik sepuasnnya. Disamping itu bagi siswa kelas XII hari sabtu bisa digunakan untuk bimbingan khusus untuk mempersiapkan ujian nasional.
Lalu apa yang dilakukan bapak Ibu guru, tentu saja mereka tidak libur begitu saja tetapi punya kewajiban untuk meningkatkan pengetahuannya dengan mengikuti pelatihan TI dan berbahasa inggris. Pokoknya ke depan diharapkan SMAGA memiliki pengajar yang berkualitas disamping juga menghasilkan lulusan yang mampu bersaing untuk melanjutkan ke PTN.
Apa bedanya antara kelas reguler dan kelas Imersi. Tentu saja banyak sekali perbedaannya, dalam proses pembelajaran ada penambahan muatam pelajaran yang itu tidak ada di kelas reguler yaitu kegiatan Laboratorium dimana siswa dituntut untuk menghasilkan satu laporan penelitian. Berikutnya ada jam english practise dimana siswa belajar berbicara bahasa inggris bersama penutur asli (Native Speaker) ,yang jelas tidak perlu risau hanya karena pulangnya sepertinya bersamaan tetapi ternyata tidak karena kelas Imersi jam pelajarannya empat jam lebih banyak dibandingkan dengan reguler.